Pages

Tampilkan postingan dengan label ROLAP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ROLAP. Tampilkan semua postingan

Cara Kerja ROLAP

Cara kerja ROLAP secara umum adalah sebagai berikut :
1. OLAP client mengirimkan query analisis ke OLAP Server.
2. OLAP server akan melakukan pemeriksaan di cache apakah sudah bisa melayani permintaan query dari client tersebut, jika sudah akan dikirimkan.
3. Jika pada cache belum terdapat data diminta, akan dilakukan query SQL ke data mart dan hasil eksekusinya disimpan di cache dan dikirimkan kepada client.
4. Demikian seterusnya.
5. Cache akan disimpan selama periode waktu tertentu dan akan dibersihkan total jika server dimatikan.

Kelebihan dan Kekurangan ROLAP


Kelebihan ROLAP
1. Dapat menangani jumbalh volume data yang sangat besar, batasan ukuran volume data yang ditangani pada teknologi ROLAP adalah batas dari volume dari Relational Database yang dipakai. Dengan kata lain pada ROLAP sendiri tidak ada batasan volume data.
2. Dapat memanfaatkan fungsi-fungsi yang ada pada Relational Database yang dipakai.

Definisi ROLAP


ROLAP (Relational online analitycal processing ) adalah proses untuk menyimpan detil data dan aggregasi kubus dengan menggunakan tabel pada database relasional datawarehouse. Berbeda dengan MOLAP, ROLAP tidak menyimpan salinan database, ia mengakses langsung pada tabel fact ketika membutuhkan jawaban sebuah query. Sehingga query pada ROLAP mempunyai response time yang lebih lambat dibandingkan ROLAP maupun HOLAP. Karakteristik model ini digunakan untuk menyimpan data yang besar dan jarang dilakukannya proses query. Misalkan, data histori dalam jumlah besar dari beberapa tahun yang sebelumnya.